Pernyataan Sikap ATKI Taiwan Menyambut May Day, 1 may 2011

H
ingga saat ini, Taiwan adalah salah satu negara tujuan pengiriman TKI terbesar , menurut pemerintahan Taiwan saat tidak kurang dari 160.000 TKI bekerja di Taiwan.
Hingga saat ini berbagai macam bentuk penindasan di alami oleh BMI yang ada di Taiwan, baik oleh Majikan,Agency,PJTKI, Pemerintah Taiwan, dan bahkan dari Pemerintahan sendri baik Pemerintah pusat.
Di sini kami para BMI, ( buruh migrant indonesia ) ingin mengajukan beberapa perubahan sistim manajement yang slama ini merasa merugikan bagi kami semua Buruh Migrant, kami harap dari pihak utusan Pemerintah Indonesia, yang berada di negara Taiwan ini menyampaikan semua tuntutan dan keganjalan kami pada Pemerintah Taiwan maupun Pemerintah kita sendri ialah Indonesia.
Beberapa tuntutan yang kami sampaikan dan tuntutan ini adalah ;
1. Diperlakukannya kembali UU yang di putuskan oleh pihak pemerintahan Indonesia tentang hak para TKI Formal maupun Informal

2. Di wajibkan seluruh TKI dari negara Indonesia mendapatkan hak libur dalam jangka waktu 1bulan sekali atau 2kali.
d>

3.Turunkan biaya penepatan ke Taiwan yang kini melambung tinggi.
4.Hapuskan masa kerja di Taiwan 9th,
5.Di wajibkan para pekerja Informal ( PRT ) memegang alat komunikasi ( hp ).
6.Di wajibkannya para TKI di taiwan memegang Dokument sendri. Dokument adalah haknya TKI.
7.Di wajibkan para TKI menerima gaji setiap bulan sekali sesuai dengan perincian gaji yang di sahkan oleh Perintahan RI.
8.Blacklies PJTKI/Agency yang tidak sesuai dengan peraturan dan PerUndang-Undangan yang telah di syahkan oleh Pemerintahan RI.
            Demikian pernyataan sikap kami kepada pemerintah Taiwan maupun Pemerintah Indonesia, kami berharap agar Pemerintahan Indonesia segera mungkin mengambil tindakan dan memberi keputusan dari pernyatan kami, yang tertera di atas..! 
Kami meminta kepada utusan pemerintah indonesia untuk lebih memperhatikan lagi para BMI yang sedang kena masalh dlm pekerjaannya, dam memberi perlindungan.
Di sini kami semua pahlawan Devisa Negara, bukan budak kasar yang menerima janji manis tanpa Fakta nyata.
            Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia Taiwan ( ATKI Taiwan )

0 komentar:

Posting Komentar