A ku akan balikan kata kata daripada Bpk.Marzuki Alie: 1.Dari apa yang di ungkapkan di atas,bukan sebuah alasan yang tepat untuk merendahkan kami PRT.palah justru sebaliknya para pemimpin pemimpin negara yang seharusnya bertanggung jawab mendidik,membuat anak anak bangsanya pintar,cerdas,tau bagaimana cara menjaga diri di saat jauh di luar negri dan juga memberi bekal yang cukup 2.Dengan tegas berikan sangsi/hukuman semaksimal mungkin kepada Calo calo,dan PJTKI yang nakal. Akan tetapi pada kenyataannya BNP2TKI yang artinya:Badan penempatan tenaga kerja Indonesia palah justru cuci tangan dengan sengaja memperkaya orang yang sudah kaya(menyerahkan kepengurusan proses kerja ke luar negri mengunakan PJTKI.kami TKI sektor Informal(prt) di wajibkan dengan harus menanggung biaya proses yang sangat mahal,hutang ke Bank beserta bunga yang sangat tinggi yang sangat melilitkan kami.dari yang dulu potongan 15 bulan,hingga sekarang di hapuskannya tabungan wajib,potongan menjadi 9bulan,ternyata tidak ada bedanya palah justru jumlah angsuran dan bunganya semakin tinggi,sungguh Kejam!!Lalu..di manakah bukti nyatanya untuk membantu meringankan beban kami para TKI yang dengan di berikannya sebuah nama Indah enak di dengar telinga yaitu TKI adalah Pahlawan Devisa negara.Mana perlindungan sejati untuk kami,mana kesejahteraan yang pemerintah berikan untuk kami? Kami mau kontrak mandiri,seperti negara Filipina dengan: A:Bagi mereka pekerja filipina yang mempunyai biaya akan di kenakan biaya proses bekerja ke Taiwan sebesar NT.60000(RP.18.000.000)bebas potongan PJTKI.(hanya di kenakan potongan wajib Taiwan seperti:askes,medikal,ktp,pajak apabila harus membayarnya. B:Bagi mereka pekerja Filipina yang tidak mempunyai biaya,maka mereka menggunakan sistem hutang Bank yaitu: potongan gaji 10 bulan,potongan wajib Taiwan,askes,medikal,ktp,pajak apabila harus membayar dan masih menerima gaji bersih NT 8000 per bulan(RP.2.360.000)untuk kurs sekarang. | Apabila jalannya sistem percobaan KUR(kredit untuk rakyat)yang sekarang pemerintah Indonesia jalankan berhasil. Maka kami mau,sistem ini di jalankan antara TKI dengan Bank dan jangan mengajak kerjasama PJTKI.pada beberapa pekan yang lalu saya membaca di sebuah surat kabar bahwa,Presiden SBY telah bertandang ke Jawa Timur dan mengajak kerja sama di dua PJTKI untuk menjalani jalannya KUR.jadi untuk ke depannya Mari apabila hal ini benar benar pemerintah laksanakan,hentikan dan suarakan bahwa kita tidak setuju dengan sistem KUR melalui PJTKI. Jika kita melihat kebenaran yang teraniaya mengapa kita hanya diam.Wahai kawan kawan seperjuanganku,di Taiwan.bukalah mata hati dan juga telinga,sadarlah dengan sekeliling kita.apa yang sedang terjadi dengan BMI.apa yang sudah ada di dalam diri kita perkuatlah,dan yakinlah bahwa kita mempunyai sikap untuk menjadi kesatria sejati.Kita berani membela kebenaran,kita berani mengungkapkan kejujuran,kita berani mengakui kesalahan. Keberanian itu adalah apa yang bisa kita dapatkan dari berdiri atau berbicara: A:Berani berdebat menuntut, merebut kembali hak hak kita yang selama ini telah di rampas orang lain B:Berani berdebat untuk memebantu sesamanya,membantu kawan yang kesusahan dengan bergabung aktif di Organisasi BMI dsb Keberanian juga apa yang bisa di dapatka dengan duduk dan mendengarkan: A:Keluh kesah kawan kawan yang membutuhkan pertolongan dan bantuan B:Berbagi informasi yang baik dan benar hingga kawan kita memahaminya C:Menunjukan jalan yang benar dengan tidak menyesatkannya |



ATKI.TAIWAN ( Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia )
0 komentar:
Posting Komentar